JURNALISTIK DAN DESAIN MEDIA CETAK

Tak Hanya Sekedar Mendesain Pernak Pernik Aturan Menjadi Perhatian

(Tangkapan layar dalam workshop)

Surabaya (28/10) - Suksesnya Workshop Jurnalistik pada Kamis, 28 Oktober 2021 via zoom meeting yang diselenggarakan oleh Program Studi Komunikasi Penyiaran Islam (KPI), Fakultas Dakwah dan Komunikasi, Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya. Workshop ini bertemakan "Proses Produksi Berita dan Desain Media Cetak". Dalam workshop mengundang dua orang narasumber yang sangat luar biasa akan pengalaman dalam dunia jurnalistik.

Iwan Iwe, salah satu narasumber dalam workshop jurnalistik ini merupakan seorang konten kreator yang memiliki skill dalam bidang desain, karena sejak tahun 2000 berpengalaman dalam desain grafis dan desain halaman di Jawa Pos. Pada workshop ini seorang konten kreator menyampaikan materi tentang desain media cetak bagi pemula. Media cetak adalah suatu media yang statis dan mengutamakan pesan-pesan visual. Media ini terdiri dari lembaran dengan sejumlah kata, gambar, atau foto, dalam tata warna dan halaman putih. Salah satu hal yang harus diperhatikan dalam media cetak adalah mendesain, desain dapat membuat media semakin terlihat menarik. Selain itu desain juga dapat memperjelas suatu informasi yang akan disampaikan.

Dalam desain media cetak bukan hanya sekedar desain, akan tetapi harus memperhatikan beberapa aturan mendesain halaman. Menurut Iwan Iwe "Menjadi seorang desain halaman atau layouter harus mengetahui beberapa aturan yang harus kita patuhi, walaupun sebenarnya tidak ketat. Tapi aturan-aturan itu yang menjadikan halaman itu nantinya bisa berkarakter".  Terdapat beberapa aturan dalam halaman depan desain media cetak seperti Foto A merupakan foto utama yang menjadi center, kemudian Judul Headline, Foto B, Boks dan kolom sampingan. "Di halaman depan tidak cuman berita-berita yang sifatnya straight news, untuk variasi dalam boks dan kolom boks yang itu sifatnya future itu menambah variasi halaman, jadi apabila mendesain usahakan tidak hanya straight news, tetapi juga harus ada future dan lain-lain. Supaya sebuah halaman menjadi variatif dan tidak membosankan", Ujar Iwan.

Hal lain yang harus diperhatikan yakni foto A dan judul headline harus diletakkan diatas lipatan, judul HL terletak pada dibagian kanan dan yang terakhir adalah menghindari judul yang bersebelahan dengan judul lain, hal tersebut dapat membuat pembaca menjadi bingung sehingga pesan dalam media tidak tersampaikan, jika terdapat dua judul maka dapat disisipkan dengan kata-kata mutiara dengan tujuan sebagai pemisah judul agar pembaca lebih mudah dalam memahami. 


(Afifah Dwi Lestari - B91219082)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

MEMAHAMI BERDAKWAH DALAM POLA KOMUNIKASI LINTAS BUDAYA

MEMAHAMI AKTIVITAS KOMUNIKASI LINTAS BUDAYA VERBAL DAN NON VERBAL DALAM DAKWAH

MEMAHAMI BUDAYA DAN KEARIFAN DAKWAH